sekolah-madania-madania-historical-society-tur-museum-kota-tua

Madania Historical Society Tur Museum Kota Tua

09:05:02, 09 Januari 2017 Administrator

EDISI 13/XI/2016-2017 - Madania Historical Society engadakan tur museum Kota Tua pada hari Sabtu, tanggal 29 Oktober 2016. Siswa yang mengikuti kegiatan ini yaitu Darell Rafi’al U. (11J), Faris Satya  W. (11J), Pahlawan Jati K. (11T), Muhammad Naufal M.J. (11T), Bharoar Bharan N (11T), dan Muhammad Fajar R.K. (11U).  Kegiatan ini dimulai dari pukul 09.00- 14.00 WIB. Sebelum memulai kegiatan, kami berkumpul terlebih dahulu di Stasiun Jakarta Kota. Adapun museum yang dikunjungi oleh MHS ada 4 museum, yaitu: Museum Bank Indonesia, Museum Bank Mandiri, Museum Fatahillah, dan Museum Keramik dan Seni Rupa.

Destinasi pertama yaitu Museum Bank Indonesia. Museum yang dibangun pada tahun 1828 ini menyajikan informasi mengenai pengaruh Bank Indonesia  di dalam museum terdapat berbagai diorama sejarah ekonomi dari jaman penjajahan Belanda. Dijelaskan juga krisis yang dihadapi Indonesia pada tahun 1998 dan bagaimana Indonesia mengatasi masalah tersebut. Setelah itu, disajikan mata uang dari masa lalu dan segala macam mata uang dari berbagai negara. Berbagai contoh brankas yang digunakan dan replika emas batangan.

Selanjutnya, kami mengunjungi Museum Bank Mandiri. Museum ini letaknya di samping kanan Museum Bank Indonesia. Museum yang berdiri pada tahun 1929 menyajikan berbagai koleksi aktivitas perbankan tempo dulu. Ada berbagai perlengkapan bank seperti mesin tik, mesin hitung uang, mesin cetak, surat berharga, dan diorama aktivitas bank. Di ruang bawah tanah museum ini terdapat berbagai brankas kuno berbagai ukuran.

Destinasi ketiga yaitu, Museum Fatahillah. Museum yang dibangun pada tahun 1707-1710 dulunya merupakan Balai Kota VOC. Di dalam museum ini menyajikan informasi mengenai sejarah Jakarta, Tarumanegara dan Pajajaran, dan berbagai ruangan VIP/ ruang kerja. Di lantai bawah museum terdapat bekas penjara bawah tanah dan batu- batu besar untuk memasung tahanan-tahanan VOC/ pemerintah kolonial.

Destinasi terakhir yaitu, Museum Keramik dan Seni Rupa. Museum yang dibangun pada tahun 1870 merupakan bekas gedung Dewan Kehakiman VOC. Di dalam museum ini terdapat berbagai koleksi keramik, kerajinan tangan tradisional, dan berbagai lukisan dari pelukis terkenal. Koleksi seni lukis di museum ini dibagi menjadi beberapa ruangan berdasarkan masa seperti contoh Ruang Masa Raden Saleh, Ruang Seni Rupa Baru Indonesia, dan ruang- ruang lainnya.

Sekedar informasi, masuk museum bagi pelajar Rp. 2000,- kecuali Museum Bank Indonesia gratis dengan syarat memperlihatkan kartu pelajar yang aktif sampai sekarang. Sedangkan untuk dewasa cukup membayar Rp. 5000,-.

Itulah beberapa museum yang menjadi destinasi tur Madania Historical Society. Kegiatan ini diharapkan bisa menumbuhkan semangat siswa untuk berkunjung ke tempat- tempat bersejarah dan mampu menghargai sejarah bangsa Indonesia. Salam Historia!

(Ebhin, Darell, Faris, Naufal, Dea, Cindy, Jasmine, Raissa, Testa, dan Sheila)


Share :